JAKARTA - Google baru saja memperkenalkan model audio generator terbarunya, Gemini Lyria 3, yang memungkinkan siapa saja membuat musik berdurasi 30 detik hanya dengan memberikan teks, gambar, atau video sebagai input.
Inovasi ini mengubah cara kita berkreasi dalam dunia musik, memberikan kebebasan dan kemudahan bagi para pengguna untuk menghasilkan trek musik unik tanpa perlu keahlian teknis khusus.
Gemini Lyria 3 diluncurkan oleh Google DeepMind dalam versi beta di aplikasi Gemini, dan tampaknya akan menjadi alat yang mengubah lanskap musik digital.
"Langkah ini membawa kita ke tingkat berikutnya dalam musik generatif. Dengan Lyria 3, pengguna cukup mendeskripsikan ide atau mengunggah foto, dan dalam hitungan detik, sebuah lagu berkualitas tinggi bisa tercipta," ungkap Joël Yawili, Senior Product Manager Gemini.
Dengan kemampuan uniknya, Gemini Lyria 3 membuka banyak kemungkinan bagi para kreator, baik untuk tujuan pribadi atau komersial. Namun, yang paling menarik adalah kemudahan dan kecepatan dalam menghasilkan lagu yang tidak memerlukan keahlian musik yang mendalam.
Membuat Musik Hanya Dengan Teks dan Gambar
Gemini Lyria 3 memberikan pengalaman baru dalam menciptakan musik hanya berdasarkan deskripsi singkat atau gambar. Pengguna hanya perlu menjelaskan genre, suasana hati, atau bahkan kenangan tertentu yang ingin diabadikan dalam sebuah lagu.
Misalnya, cukup dengan deskripsi seperti "lagu R&B lambat yang lucu tentang kaus kaki yang mencari pasangannya," Gemini Lyria 3 dapat mengubahnya menjadi lagu yang catchy dan berkualitas dalam hitungan detik.
Selain itu, pengguna juga dapat mengunggah gambar atau video untuk menciptakan musik yang lebih personal. Misalnya, dengan foto anjing yang sedang hiking, pengguna bisa meminta Gemini untuk membuat lagu bertema tentang petualangan anjing tersebut.
Kemampuan untuk menciptakan musik yang berhubungan langsung dengan konten visual atau emosional ini memberi ruang yang luas bagi ekspresi kreatif, yang sebelumnya mungkin memerlukan alat musik atau software kompleks.
Fitur Baru Yang Memberikan Kontrol Lebih pada Pengguna
Gemini Lyria 3 menghadirkan beberapa pembaruan penting dibandingkan dengan model generasi sebelumnya. Salah satunya adalah kemudahan bagi pengguna untuk menciptakan lirik lagu tanpa harus menulisnya sendiri.
Lirik akan secara otomatis dihasilkan berdasarkan prompt yang diberikan, sehingga lebih memudahkan pengguna yang mungkin tidak memiliki keahlian menulis lirik.
Selain itu, pengguna kini memiliki kendali lebih besar atas elemen-elemen seperti gaya musik, vokal, dan tempo lagu. Dengan kontrol ini, pengguna dapat membuat trek yang lebih realistis dan kompleks, bahkan menyesuaikan karakteristik lagu sesuai dengan preferensi mereka.
Lyria 3 memungkinkan para kreator untuk lebih bebas dalam bereksperimen, memberikan hasil yang tidak hanya sesuai dengan prompt tetapi juga menggambarkan kreativitas pengguna secara lebih mendalam.
Platform Gemini, baik di aplikasi maupun website, juga memungkinkan pengguna untuk membuat sampul kustom untuk setiap trek yang mereka buat, yang kemudian dapat dengan mudah dibagikan melalui tautan atau diunduh. Fitur ini menjadikan proses berbagi musik lebih sederhana dan lebih cepat, yang sangat cocok untuk berbagi karya dengan teman atau di media sosial.
Mengatasi Tantangan Hak Cipta dan Keaslian
Salah satu aspek penting dalam pengembangan Gemini Lyria 3 adalah kesadaran Google terhadap isu hak cipta dan perjanjian mitra. Menurut Joël Yawili, Google bekerja dengan komunitas musik untuk memastikan bahwa teknologi ini digunakan dengan cara yang bertanggung jawab.
Hal ini tercermin dalam pendekatan mereka terhadap pembuatan musik, yang dirancang untuk ekspresi kreatif asli dan bukan untuk meniru artis atau karya yang sudah ada.
Gemini Lyria 3 juga dilengkapi dengan filter untuk memeriksa apakah output yang dihasilkan melanggar hak cipta atau telah meniru karya yang sudah ada.
Jika pengguna memberikan prompt yang merujuk pada artis tertentu, Gemini akan menciptakan lagu yang terinspirasi oleh gaya atau suasana yang serupa, namun tetap memastikan bahwa hasilnya tidak meniru secara langsung. Google juga menyarankan agar pengguna melaporkan konten yang dianggap melanggar hak cipta jika diperlukan.
Untuk meningkatkan transparansi, setiap trek yang dihasilkan menggunakan Gemini Lyria 3 dilengkapi dengan tanda air sintetis yang disebut SynthID.
Tanda air ini memungkinkan konten yang dihasilkan AI untuk teridentifikasi dengan mudah, bahkan jika tidak terlihat. Pengguna dapat memeriksa apakah suatu file audio dihasilkan oleh AI Google dengan mengunggah file tersebut dan meminta Gemini untuk melakukan verifikasi menggunakan SynthID.
Ketersediaan dan Aksesibilitas di Berbagai Negara
Saat ini, Gemini Lyria 3 tersedia di aplikasi Gemini untuk semua pengguna berusia 18 tahun ke atas dan dalam beberapa bahasa utama, termasuk Inggris, Jerman, Spanyol, Prancis, Hindi, Jepang, Korea, dan Portugis.
Model ini pertama kali diluncurkan di desktop pada 18 Februari 2026, dengan aplikasi seluler yang dijadwalkan tersedia dalam beberapa hari ke depan.
Pengguna dengan langganan Google AI Plus, Pro, atau Ultra akan mendapatkan akses ke batasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pengguna gratis.
Hal ini memberikan lebih banyak kebebasan dalam membuat musik dan mengakses berbagai fitur canggih dari Gemini Lyria 3. Google juga berencana untuk memperluas jangkauan aplikasi ini lebih luas lagi, termasuk untuk para kreator YouTube di berbagai negara.